Xiaomi Redmi 12C: Spesifikasi, Harga, Kelebihan dan Kekurangan

Xiaomi merilis smartphone entry-level baru di awal tahun 2023 ini, Xiaomi Redmi 12C. Smartphone ini didaulat sebagai penerus dari Redmi 10C yang dirilis pertengahan tahun 2022 kemarin. Kabarnya, smartphone ini diklaim sebagai yang paling “worthed” untuk dibeli, mengingat harganya yang cukup terjangkau.

Xiaomi Redmi 12C membawa beberapa peningkatan yang pastinya menarik di kelas harganya. Nah, apakah smartphone ini bisa meneruskan kesuksesan pendahulunya, Redmi 10C? Untuk lebih jelasnya, simak review Xiaomi Redmi 12C, termasuk kelebihan dan kekurangan Redmi 12C sebagai berikut.

Spesifikasi Xiaomi Redmi 12C

Umum
BrandXiaomi
Tahun RilisJanuari 2023
Layar
PanelIPS LCD
Ukuran6.71 inci
Resolusi720 x 1650 px
Refresh Rate-
Perlindungan-
Desain
Dimensi168.8 x 76.4 x 8.8 mm
Berat192 g
Material-
Pilihan WarnaBlack, Blue, Mint, Violet
Hardware
ChipsetMediatek MT6769Z Helio G85
CPUOcta-core (2x2.0 GHz Cortex-A75 & 6x1.8 GHz Cortex-A55)
GPUMali-G52 MC2
RAM4GB/6GB
Memori Internal64GB/128GB
Memori EksternalmicroSDXC (dedicated slot)
Kamera Belakang
Resolusi50 MP + 0.08 MP
FiturLED flash, HDR
Video[email protected]
Kamera Depan
Resolusi5 MP
Fitur-
Video[email protected]
Software
Sistem OperasiAndroid 12
InterfaceMIUI 13
Baterai
Kapasitas5000 mAh
ChargingFast charging 10W
Jaringan
Slot Kartu SIMDual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
5G-
WIFIWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct
NFCYa
Bluetooth5.1, A2DP, LE
USBmicroUSB 2.0
Lainnya
FingerprintFingerprint (rear-mounted)
Gyro-

Harga Xiaomi Redmi 12C

Xiaomi Redmi 12C hadir dengan 3 opsi memori. Redmi 12C 3GB + 32 GB dibanderol dengan harga Rp 1.399.000. Redmi 12C 4GB + 64GB dihargai Rp. 1.599.000 dan 4GB + 128 GB dibanderol 1.799.000.

Kelebihan Xiaomi Redmi 12C

1. Kamera 50 MP

Kelebihan Redmi 12C selanjutnya tentu pada sektor kamera. Smartphone ini hadir dengan kamera utama 50 MP f/1.8 dengan AutoFocus. Kamu bisa menggunakannnya untuk perekaman video hingga [email protected] fps.

Kamera utama tersebut didampingi oleh kamera tambahan (auxiliary camera) yang bisa dianggap bonus, mengingat resolusinya di bawah 1 MP.

Kamera utama menghadirkan video yang cukup bagus dengan warna yang natural. Saat kondisi low-light, kameranya juga masih tergolong baik, detailnya masih dapat, dan minim noise.

Hasil foto kameranya juga terbilang bagus di kelas harganya, terlebih jika mengaktifkan fitur HDR.

Beralih ke kamera depan, Xiaomi menyematkan sensor 5 MP f/2.2 yang sudah tergolong lumayan untuk selfie atau vlogging sederhana. Kamera depan bisa digunakan untuk perekaman video hingga [email protected] fps.

Kualitas video kamera depan cukup bagus, warnanya cenderung natural dan detailnya masih cukup terjaga. Saat minim cahaya, videonya juga cukup lumayan dengan detail yang sedikit terjaga. Noise-nya juga tidak terlalu banyak.

2. Performa Mumpuni

Ya, performa Redmi 12C tergolong mumpuni berkat SoC MediaTek Helio G85dengan fabrikasi 12 nm yang cukup gahar di kelas harganya. Chipset tersebut hadir dengan CPU 8 inti dengan kecepatan maksimal 2.0 Ghz. Untuk sektor grafisnya, Xiaomi menyematkan Mali-G52 MC2.

Chipset tersebut dipadankan dengan RAM 3GB dan 4GB LPDDR4X dan memori internal 64GB atau 128 GB. Menariknya, smartphone ini sudah menawarkan Memory Extension hingga 3 GB.

Ini merupakan fitur unik yang jarang ditemukan pada smartphone kelas bawah. Masih ada juga slot micro-SD yang bisa digunakan untuk menambah penyimpanan hingga 1 TB.

Pengujian performa melalui AnTuTu v8, smartphone ini mendapatkan skor 192079. Sementara Geekbench 5 mendapatkan skor 370 single-core dan 1215 untuk multi-core. Pengujian tersebut dilakukan pada varian 4/128 GB.

Apakah smartphone entry-level ini bisa buat gaming? Ya, masih bisa. PUBG Mobile dengan pengaturan Smooth Ultra mendapatkan kisaran framerate 38 fps. Free Fire Max dengan pengaturan standard mendapatkan kisaran 55 fps. Tergolong relatif nyaman, karena tidak ada framedrop yang signifikan.

Mobile Legends bisa mendapatkan 60 fps rata dengan pengaturan standard. Meski demikian, smartphone ini kurang disarankan untuk memainkan game-game berat seperti Genshin Impact mengingat maksimal RAM-nya hanya 4 GB.

3. Layar 6.71 Inci

Sektor layar menjadi kelebihan dari Xiaomi Redmi 12C. Smartphone ini dibekali dengan panel IPS 6.71 inci dengan resolusi HD+ (1650 x 720 piksel). Layar tersebut tergolong luas dan cukup memanjakan mata untuk hiburan hingga produktivitas harian.

Layarnya juga sudah mendukung refresh rate hingga 60 Hz. Pergerakan konten cukup halus dengan refresh rate tersebut. Sementara itu, tingkat kecerahan di dalam ruangan mencapai 470 nits. Ini tergolong terang. Layar juga masih terbaca cukup jelas sekalipun berada di bawah terik sinar matahari.

4. Desain Elegan

Berbeda dengan desain ponsel entry-level pada umumnya yang flat, Redmi 12C hadir dengan bodi belakang melengkung dengan frame yang flat. Untuk menambah kecantikannya, bagian belakang juga hadir dengan pola stripped dan ribbed”, garis-garis diagonal yang juga bertekstur.

Ini membuatnya tidak terasa licin dan tidak mudah kotor karena bekas sidik jari maupun lainnya. Smartphone ini berbobot 192 gram dengan ketebalan 8.8 mm. Memang tidak tergolong tipis, namun masih cukup nyaman dalam genggaman tangan. Xiaomi menghadirkan dua opsi warna, yakni Ocean Blue dan Graphite Gray.

5. Speaker Tergolong Jernih

Meski masih mono, namun Speaker Redmi 12C ini tergolong lantang dan jernih. Ya, kamu bisa streaming video, memutar musik, hingga main game tipis-tipis dengan output suara yang cukup jernih dan lantang. Meski bukan yang terbaik, namun speakernya cukup bagus di kelas harga 1 jutaan.

6. Ada Sensor Sidik Jari

Xiaomi Redmi 12C sudah dibekali dengan fingerprint scanner atau sensor sidik jari untuk keamanan. Memang letaknya masih di bagian bodi belakang, yang terkesan jaman dulu (jadul). Namun keberadaanya patut diapresiasi mengingat, tidak banyak smartphone entry-level yang menawarkan fitur keamanan tersebut.

Selain sensor sidik jari, masih ada Face Unlock yang menjadi keamanan tambahan. Ini juga menarik, mengingat tidak banyak smartphone kelas bawah yang menawarkan kombinasi dua keamanan tersebut.

7. Update OS 3 Tahun

Disaat brand murah lainnya, tidak memberikan kejelasan update software, Xiaomi Redmi 12C ini dijanjikan mendapatkan pembaruan sistem operasi hingga 3 tahun. Ini menjadi kelebihan Redmi 12C. Artinya, pengguna akan mendapatkan pembaruan Android minimal hingga Android 15.

8. Microphone Cukup Jernih

Meski hanya dibekali satu mic, namun kualitasnya tergolong bagus. Suaranya yang dihasilkan saat perekaman video cukup jernih dan detail. Bahkan dibandingkan dengan smartphone lain dengan harga 2 jutaan, kualitas suaranya cenderung lebih baik.

Kekurangan Xiaomi Redmi 12C

1. Baterai Cukup Boros

Xiaomi Redmi 12C ditopang dengan baterai 5000 mAh yang terbilang jumbo. Namun sayangnya, daya tahan baterai tergolong boros. Pengujian pemutaran video playback hanya bertahan kurang lebih 14 jam saja.

Banyak smartphone lainnya yang ditopang baterai yang sama bisa bertahan hingga 18 jam, bahkan bisa lebih. Borosnya konsumsi baterai ini salah satunya disebabkan dengan chipset yang menggunakan fabrikasi 12 nm.

Selain itu, pengisian daya juga terbilang lama. Redmi 12C membawa charging 10 watt. Pengisian dari 1-100% membutuhkan waktu 3 jam lebih. Ya, tergolong memakan waktu yang cukup lama.

2. Masih Micro-USB

Kekurangan Redmi 12C adalah pada port USB-nya. Ya, cukup mengagetkan bahwa smartphone ini masih menggunakan micro-USB. Tentu saja ini menjadi catatan tersendiri, mengingat pendahulunya, Redmi 10C sudah menggunakan USB Type-C.

Selain jadul, Micro-USB juga kurang maksimal dalam pengisian daya. Colokan juga mudah longgar saat digunakan dalam durasi beberapa tahun. Sangat disayangkan disaat kompetitornya sudah menawarkan port modern di tahun 2023 ini, Xiaomi malah menyunatnya.

3. Storage Masih eMMC

Dibandingkan dengan Redmi 10C yang sudah menggunakan penyimpanan tipe UFS 2.2, tentu tipe memori Redmi 12C ini mengalami penurunan. Kualitas eMMC memang kurang cepat dalam membaca data dibandingkan dengan tipe atasnya.

Ini akan berdampak pada loading yang sedikit lama saat kamu membuka aplikasi atau game.

4. Masih Android 12

Kekurangan Xiaomi Redmi 12C adalah masih berjalan menggunakan system operasi Android 12. Banyak smartphone mulai dari kelas entry-level hingga high-end sudah menggunakan Android 13 di tahun 2023 ini.

Sayangnya, smartphone ini tidak menggunakan Android terbaru, meskipun dijanjikan akan mendapatkan update Android ke depannya.